Pengertian dan Sejarah Perkembangan Floppy Disk

Pengertian dan Sejarah Perkembangan Floppy Disk - Floppy Disk atau disebut juga disket adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang.

Cakram flopi "dibaca" dan "ditulis" menggunakan kandar cakram flopi (floppy disk drive, FDD). Kapasitas cakram flopi yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada cakram flopi), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.

Floppy Disk
Floppy Disk

Sejarah Floppy Disk

Awal sejarah floppy disk pada tahun 1967, pada saat IBM (International Bussiness Machines) menugaskan devisi media penyimpanannya untuk menciptakan sebuah system yang sederhana untuk meloading microcode kedalam mainframe 370. Pada tahun 1971, Di bawah pimpinan Alan shugart dan para teknisi di IBM berhasil mengembangkan floppy disk yang pertama. Pada saat pertama ditemukan namanya bukan floppy disk, melainkan memory disk.

Floppy disk diambil dari kata “floppy” yang berarti fleksibel, muncul karena memory disk tersebut yang sangat fleksibel. Tetapi sayangnya floppy disk masih memiliki beberapa kegunaan yang terbatas, terutama dengan warisan peralatan komputer industri, mereka telah digantikan oleh metode penyimpanan data dengan kapasitas jauh lebih besar, seperti USB flash drive, portable hard disk drive eksternal, cakram optik, kartu memori dan komputer jaringan.

Perkembangan Floppy Disk

Floppy disk banyak macam produknya, tetapi semua memiliki kemampuan dan harga yang relatif sama. Umumnya floppy disk ini sebagai alat komunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya, dimana dengan cepat kita mendapatkan dokumen dari satu komputer ke komputer lain. Inipun terbatas pada data 1,4 MB, dan jangan lupa floppy ini sering menjadi penyebab terinfeksinya komputer kita karena virus yang dibawanya dari komputer lain tersebut.

Untuk itu proteksi pada komputer sangat penting, agar dapat menolak masuknya virus tersebut. Pada saat ini banyak program anti virus yang dapat dipergunakan, meskipun tidak semua anti virus tersebut berfungsi dengan sempurna, tetapi sebagai langkah prefentif perlu dilakukan. Masing-masing anti virus memiliki kekurangan dan kelebihan.

Tahun 1969 merupakan awal dari Floppy Disk. Pada awal kemunculannya Floppy Disk berukuran 8 inchi dan hanya dapat menyimpan data sebesar 79,7 kb. Saat itu floppy disk hanya dapat membaca ( read only ) sehingga ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.

Stuktur Floppy Disk
Struktur Floppy Disket

Tahun 1976, hadir Floppy Disk berukuran 5¼ inchi. Dapat menyimpan data sebesar 110 kB. Pada perkembangannya terdapat Floppy disk 5¼ inchi yang dapat menyimpan data sebesar 360 kb. Pada Floppy Disk 5¼ inchi telah dapat memodifikasi data dan menghapus data.

Pada tahun 1982 Floppy Disk ukurannya 3½ inchi. Pada awal kemunculannya hanya dapat menyimpan data 264 kb. Pada perkembangan selanjutnya terdapat Floopy Disk 3½ inchi yang berukuran 200 MB. Pada tahun 1990 an keberadaan Floppy Disk berukuran 5¼ inchi mulai lenyap dan Floppy Disk ukuran 3½ inchi menjadi dominan.

Fungsi Floppy Disk

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa floppy disk ini memiliki persamaan dengan perangkat CD / DVD ROM, yakni sebagai media pembaca sebuah perangkat penyimpanan data yang dibuat didalam bentuk disk, tetapi media yang digunakannya untuk penyimpanannya adalah Floppy Disk.

Fungsi floppy Disk adalah untuk menyimpan data dengan memori terbatas yang hanya mencapai 1.44 Mb saja. Data yang disimpan juga bisa diakses ke komputer lain yang bertujuan untuk mengangut data di dalam Floppy Fisk untuk kemudian dapat diakses isinya.

Jenis-Jenis Floppy Disk

Tabel Jenis-Jenis Floppy Disk 

Jenis Floppy Disk

Cara Kerja Floppy Disk

Disket dimasukkan ke dalam Floppy Disk drive, yaitu alat untuk menahan, memutar, membaca dan menulis data ke disket. Baca, berarti data di media penyimpan sekunder diubah ke dalam bentuk sinyal elektronik dan salinan data tersebut dan dikirimkan kepada memori komputer (RAM).

Sedangkan tulis berarti salinan informasi elektronik yang hasil proses komputer ditransfer ke penyimpan sekunder. Inilah detail bagian dari disket : Pengunci baca, Disket mempunyai pengunci baca agar disket tidak bisa ditulisi. Dengan kata lain, data yang ada di dalam disket bisa dilindungi. Caranya adalah dengan menggunakan jari jempol atau bisa juga menggunakan ujung pena untuk memindahkan pengunci baca ke arah bawah, sehingga lubang kotaknya terbuka.Track, sektor, dan cluster,

Pada disket, data disimpan dalam arah memusat yang dinamakan track. Berbeda dari gramofon, track-track di disket tidak memiliki  jalan atau lingkaran tunggal. Track di disket membentuk lingkaran-lingkaran terpusat. Saat disk diformat ,maka lokasi penyimpan terbagi menjadi sektor-sektor arah tertentu sehingga track-track di disket terbagi dalam bebarapa busur yang dinamakan sektor. Saat data dari komputer disimpan ke dalam disket, data kemudian disebarkan ke sektor dan track.

Oleh sebab itu, perangkat lunak sistem menggunakan titik irisan sektor dan track sebagai tempat penyimpan data dinamakan cluster. Cluster adalah sekumpulan sektor pada alat penyimpan. Istilah track, sektor, dan cluster juga dipakai pada hardisk.Head baca/tulis, ketika disket dimasukkan ke slot (drive gate atau drive door) pada bagian depan floppy drive, disket ditempatkan di atas kumparan mekanisme drive. Head baca atau tulis digunakan untuk mentransfer data antara komputer dengan disket.

Saat disket berputar di dalam plastik pembungkus, head baca atau tulis bergerak maju dan mundur melalui area akses data di disket. Dan saat disket tidak berada di drive, penutupnya yang terbuat dari logam atau plastik berfungsi untuk menutup area akses data tersebut. Lampu akses akan menyala ketika disket sedang bekerja.

Jika pemakaian telah selasai, disket dapat diambil dengan cara menekan tombol keluar di samping drive.Untuk menarik/mengambil disket sebaiknya dilakukan saat lampu drive sudah dalam keadaan mati atau ketika sudah tidak bekerja lagi pada sebuah file dari disket tersebut karena dapat mengakibatkan disket tersebut cepat rusak. Simpan dan juga tutup file sebelum menarik disket dari drive.

Komponen Floppy Disk

Komponen Floppy Disk
Komponen Floppy Disk
  1. Write-Protectab
  2. Hub
  3. Shutter
  4. Plastic Housting
  5. Paper Ring
  6. Magnetic Disk
  7. Disk Sector

Itulah tadi Pengertian dan Sejarah Perkembangan Floppy Disk, semoga bermanfaat.

Next Post Previous Post