3 Jenis Skema rangkaian Power Supply Lengkap dengan Penjelasannya

Power supply merupakan komponen yang memasok daya ke satu atau bahkan lebih beban listrik. Jadi, power supply ini dirancang untuk mengubah beberapa bentuk energi yang berbeda, seperti matahari, kimia, energi mekanik hingga listrik.

Penggunaan dari power supply sering kita jumpai dari kehidupan sehari-hari. Alat tersebut memiliki berbagai macam tipe, bentuk dan model. Misalnya pada perangkat komputer dan elektronik lainnya, power supply merupakan komponen yang penting. Apabila tidak ada power supply, perangkat yang digunakan pun jadi tidak bisa berfungsi dengan semestinya.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai alat catu daya (power supply) ini, mari kita ulas beberapa contoh rangkaian power supply yang bisa kamu ketahui.

Rangkaian Power Supply CT

Rangkaian Power Supply CT

Rangkaian power supply CT ini umum disebut sebagai rangkaian power supply simetris. Power supply CT biasanya memiliki daya 12 volt sehingga dikenal juga sebagai rangkaian powe supply 12V.

Rangkaian ini memiliki kemampuan untuk mensupply daya sebesar 12V pada perangkat elektronik lain. Untuk power supply dengan daya 12V juga terdiri dari beberapa tipe, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Rangkaian power supply 12V 10 ampere tanpa trafo
  • Rangkaian power supply 12V 5 ampere tanpa trafo
  • Rangkaian power supply tanpa trafo dan lain sebagainya

Meskipun hanya menggunakan batas daya 12V, penggunaan power supply CT dianggap sudah cukup memadai. Terutama apabila hanya digunakan untuk pemakaian sehari-hari saja untuk kebutuhan rumahan misalnya.

Rangkaian Power Supply Variabel

Rangkaian Power Supply variabel

Pada rangkaian power supply variabel, tegangan outputnya dapat disesuaikan dan diubah berdasarkan kebutuhan. Pada rangkaian power supply ini, IC yang digunakan biasanya adalah IC dengan tipe LM317. Sedangkan tegangan outputnya nilainya antara 12,5-15 VDC dengan kuat arus 1 ampere.

rangkaian Power Supply Dengan Potensiometer

Rangkaian Power Supply dengan Potensiometer

rangkaian power supply dengan potensiometer ini terbilang memiliki tegangan yang bisa disuplay sesuai kebutuhan. Inilah mengapa alat catu daya tersebut bisa diatur sendiri dan biasanya memiliki tegangan dengan rentang diantara 1-35 volt.

Itulah jenis-jenis skema rangkaian power supply yang bisa kamu ketahui. Semoga ulasan di atas bisa menambah wawasan bagi anda dan bermanfaat bagi kita semua.

Next Post Previous Post